Usaha Modal Kecil Kerajinan Tangan dari Bahan Plastik dan Botol Bekas

Usaha Modal Kecil Tas Jinjing dari Bahan Plastik Botol Bekas - Belakangan ini, telah banyak varian produk minuman dan makanan dalam kemasan sachet yang setiap hari kita konsumsi sebagai kebutuhan pangan kita. Kita menggunakan produk yang berkemasan sachet karena dianggap lebih praktis dan lebih simpel dibandingkan dengan membuat makanan atau minuman secara manual.

Namun seiring dengan berkembangnya produk varian makanan dan minuman sachet, berkembang pula limbah sampah dari bungkus makanan dan minuman sachet tersebut di kehidupan sekitar kita, sehingga kita meningkatkan upaya membersihkan limbah tersebut baik dibuang, dibakar, dan sebagainya.

Maka dari itu memulai kerajinan dari plastik dan botol bekas meruapakan sebuah usaha dimana usaha ini cukup menjajikan, yaitu meminimalisir penggunaan plastik salah satunya dengan memanfaatkan bungkus sachet minuman seperti kopi menjadi tas belanja, atau barang lainnya.

Dalam sekali jual barang-barang seperti tas mempunyai harga jual yang cukup tinggi, namun saat ini banyak juga yang berinovasi selain tas seperti berupa dompet, tempat alat tulis dll.

Kerajinan Tas Jinjing dari Barang Bekas
Kerajinan Tas Jinjing dari Plastik Bekas


Dengan menghasilkan produk berupa tas dan tempat alat tulis yang berbahan dasar plastik bekas bungkus sachet, diharapkan memiliki beberapa manfaat yang bisa kita ambil seperti mengurangi limbah sampah hasil dari pembuangan bungkus sachet bekas minuman, makanan, maupun produk yang lain.

Tas yang terbuat dari bungkus sachet tersebut juga dapat mengurangi penggunaan kantong plastik yang digunakan untuk membawa hasil belanjaan atau barang yang banyak. Selain itu, dengan membuka usaha pembuatan tas atau tempat alat tulis dari bungkus sachet, kita dapat menciptakan peluang usaha baru bagi masyarakat, terutama masyarakat yang tidak memiliki pekerjaan tetap sehingga hal tersebut dapat menekan jumlah angka pengangguran di dalam masyarakat.

Misalnya, masyarakat bisa dipekerjakan sebagai juru jahit produk tersebut, dan jika usaha mulai berkembang, akan membutuhkan tenaga jahit yang lebih banyak sehingga peluang kerja pun juga meningkat.

Analisa Pemasaran


  • Untuk pemasaran dapat memanfaatkan media sosial seperti instagram dan facebook.
  • Melalui sosial media memasarkan produk ini melalui facebook dan instagram. Selain mudah dan praktis, penggunaan media sosial sebagai lapak iklan lebih menjanjikan, karena telah banyak masyarakat Indonesia yang memiliki akun media sosial sehingga peluang konsumen untuk melihat produk akan jauh lebih besar.
  • Dan yang paling penting adalah mengaitkan produk dengan kampanye “Cinta Lingkungan” dengan cara membeli produk pengolahan limbah plastik ini, agar limbah plastik semakin berkurang, dan lingkungan semakin membaik dan manusia semakin sehat.

Analisa Modal


Biaya Tetap dalam 1 bulan
  • Gaji pegawai 3 orang x @ Rp 100.000,00 x  4 kali jualan = Rp 1.000.000,00
  • Sewa tempat 4 kali jualan x @Rp 500.000,00 = Rp 2.000.000,00
  • Total = Rp 3.000.000,00
Biaya Variabel dalam 1 bulan
  • Bungkus saset @Rp 5.000,00/kg x 2 kg x 4 kali jual = Rp 40.000,00
  • Resleting Rp 2.000,00 x @ 15 buah x 4 kali jual = Rp 120.000,00
  • Benang jahit Rp 10.000 x 4 kali jual = Rp 40.000,00
  • Pistol lem Rp 20.000,00 = Rp 20.000,00
  • Lem Rp 1.000,00 x 20 buah = Rp 20.000,00
  • Transportasi 4 kali jualan x 2 orang x @ Rp 20.000 = Rp 160.000,00
  • Total = Rp 400.000,00

Penghitungan Omset


Tas jinjing
  • = harga per biji x jumlah jual x 3 bulan
  • = Rp 25.000,00 x 10 x 3 bulan
  • = Rp 750.000,00
Tempat alat tulis
  • = harga x per biji x jumlah jual x 3 bulan
  • = Rp 10.000,00 x 10 x 3 bulan
  • = Rp 300.000,00
Total = Rp 1.050.000,00

Demikian ulasan artikel dengan judul Usaha Modal Kecil Kerajinan Tangan dari Bahan Plastik dan Botol Bekas. Semoga bermanfaat bagi Anda yang ingin memulai usaha kerajinan tangan maupun yang sedang mencari inspirasi dalam memulai usaha dibidang industri kreatif.

Baca Juga: Analisa Membuka Usaha Minuman Teh 2 Tang

0 coment⳩os

Posting Komentar