LIKE FANSPAGE KAMI

Cara Sukses Budidaya Ikan Lele Media Kolam Terpal Bagi Pemula

Baca Juga

Budidaya Ikan Lele Media Kolam Terpal - Ikan lele merupakan ikan yang menjadi favorit hidangan sedap yang banyak diminati oleh masyarakat. Banyak sekali warung-warung yang menjadikan lele sebagai salah satu menu makan. Diantaranya adalaha warung makan lamongan, warung pecel lele, warung tegal dan berbagai warung makan lainya.

Lele adalah jenis ikan yang mudah untuk di budidayakan karena itu banyak masyarakat memilih usaha budidaya lele. Untuk pakan lele juga terbilang sangat mudah dan gampang. Lele biasanya di beri makan nasi yang sudah tidak dimakan (basi) maupun sayur-sayuran sisa masakan. Namun, ada juga peternak yang memberi makanan lele dari tinja kotoran manusia.

budidaya lele kolam terpal

Dalam pemasaran, ikan lele tergolong mudah dan cepat laku karena komoditas ikan lele terus mengalami kenaikan permintaan di pasaran. Dengan seiring berkembangnya warung makan baik restoran maupun kaki lima dengan menu ikan lele sebagai salah satu menu andalan. Untuk harga lele memang cendrung lebih murah namun harga tersebut stabil sehingga tidak terlalu mengganggu biaya produksi budidaya ikan lele.

Dalam proses budidaya lele, dibutuhkan kolam yang cukup luas karena lele cepat sekali besar dan berkembang biak. Apa lagi jika ikan lele jenis dumbo maka tidak heran akan lebih cepat besar dan panen. Untuk media yang di gunakan bisa bermacam-macam seperti kolam permanen dan kolam terpal. Untuk kolam permanen sudah banyak di tinggalkan dan beralih menggunakan kolam. Kolam terpal lebih hemat biaya serta mudah untuk dibersihkan.

Berikut kelebihan menggunakan media kolam terpal :

  1. Lebih hemat biaya pembuatan kolam
  2. Lebih mudah dibersihkan
  3. Mudah dan simpel dalam proses pengerjaan
  4. Memudahkan saat panen ikan lele
  5. Bisa diletakkan di pekarangan atau halam rumah

     Cara Budidaya Ternak Ikan Lele Media Kolam Terpal

    #1. Pemilihan Bibit Lele

    Agar hasil panen dapat memuaskan pemilihan bibit unggul untuk budidaya lele sangat dianjurkan. Karena itu, pilihlah lele dengan spesifikasi berikut :
    • Ikan terlihat sehat dan aktif
    • Warna ikan terang dan tidak cacat
    • Ukuran ideal
    • Ikan bersih dengan sungut yang panjang 

      #2. Pembuatan Kolam

      Untuk pembuatan kolam pilihlah terpal yang cukup tebal dan tidak mudah robek. Cucilah terpal hingga bersih sehingga bau zat kimia terpal hilang. Untuk ukuran kolam bisa menyesuaikan banyaknya bibit dan luas area kolam masing-masing. Setelah bau terpal hilang keringkan. Buatlah pagar pembatas terpal untuk kolam sesuai banyaknya bibit yang akan anda tebar.

      Isikan air dengan ketinggian kurang lebih 25 cm. Biarkan air tersebut hingga satu minggu lamanya sampai warna kolam berubah. Hal tersebut dilakukan untuk pembentukan plangton dan lumut.

      #3. Penambahan Air Kolam


      Setelah kurang lebih dua minggu isikan air 70 cm hingga 85 cm, Tebarkanlah dedaunan seperti daun pepaya, singkong maupun kangkung agar warna air nampak hijau. Pada dasarnya ikan lele lebih suka hidup di air yang berlumut. Pantau air kolam karena akan semakin menyusut akibat penguapan.  Stabilkan di bulan pertama antara 25 cm, untuk bulan ke dua, 50 cm, bulan ketiga 85 cm. Jangan lupa untuk menegecek kekeruhan air Jika air terlalu keruh segera di kuras untuk menghindari bakteri dan penyakit pada ikan lele.
       

      #4. Penebaran Bibit Lele

      Siapkan lele dengan jumlah kapasitas menyesuaikan kolam terpal. Misalkan 2000 Lele dengan ukuran 4 m x 2 m x 2 m. Ukuran diatas bisa anda sesuaikan dengan jumlah bibit lele yang akan anda tebar. Sebelum bibit lele ditebar, taruhlah bibit kedalam wadah seperti ember dengan tahap-tahap berikut.

      Tahap-tahap Penebaran Bibit Lele
      • Siapkan wadah 
      • Masukkan air yang yang diambil dari kolam tempat budidaya kedalam
      • Biarkan ikan hingga 15 Menit, tahap ini dillakukan agar bibit ikan lele tidak stress dan bisa beradaptasi dengan lingkungan baru.
      • Kemudian setelah 15 menit, tebarkan ikan lele dengan perlahan kedalam kolam terpal.

         #5. Mengatur Pakan Lele

        Untuk pakan ikan lele pada saat pembibitan alangkah baiknya jangan diberi makan-makanan sembarangan. Di khawatirkan bibit lele akan rentan terkena penyakit akibat bakteri yang di timbulakan dari pakan. Untuk bibit yang baru 2 atau 3 bulan dengan ukuran 1,5 hingga 2 inc berilah pakan ikan seperti sentrat ikan cukup tiga kali sehari secara teratur.

        Jangan terlalu banyak memberikan pakan karena dapat merusak kejernihan dan kuaitas air itu sendiri. Cukup 2 kali sehari diwaktu pagi dan malam menyesuaikan waktu luang anda. Anda juga bisa membuat pakan alami menggunakan dedak dan tepung ikan.
         

        #6. Mengatasi Bakteri, Hama dan Virus Pada Ikan Lele

        Hama pada budidaya ikan lele biasanya seperti musang, ular dan katak. Untuk katak biasanya mengincar bibit lele atau lele yang masih kecil. Selain itu juga, kucing peru diwaspadai karena berpotensi menyerang lele yanga ada di kolam. Untuk pengendalian hamabisa anda atasi dengan membuat pagar penutup diatas kolam atau memagari area kolam.

        Untuk virus dan penyakit anda bisa memberi anti biotik. Adapun anti biotik bisa anda cari di toko-toko ikan atau toko perternakan. Sesuaikan antibiotik dengan penyakit yang dialami ikan lele. Jangan lupa konsulltasikan  kepada penjual anti biotik lele.
         

        #7. Pemanenan Ikan Lele

        Ikan lele bisa di panen sesuai dengan permintaan pasar, jadi tidak perlu menunggu waktu lama hingga 3 bulan lamanya. Jika memang lele sudah terlihat besar dan bisa dipanen silahkan sortir terlebih dahulu mana yang memang memiliki kualitas baik layak jual mana yang harus di kembalikan ke kolam. Biasanya lele yang sudah siap panen adalah usia 2-3 bulanan.


        Untuk pemasaran lele bagi pemula yang belum memiliki pelanggan tetap memang sedikit susah. Namun, anda bisa mencoba untuk mendatangi warung makan yang mana menyediakan lele sebagai menu makanan. Selain di warung makan, bisa juga di jual dipasar trasdisional. Karena banyak juga ibu-ibu yang gemar memasak lele sebagai menu lauk-pauk sehari-hari.

        Demikian artikel usaha tentang cara budidaya ikan lele. Semoga bermanfaat untuk anda yang sedang memulai budidaya ikan lele. Terimakasih anda telah membaca Cara Budidaya Ternak Ikan Lele Media Kolam Terpal.
        Buka KomentarTutup Komentar